November 28, 2020

Salam Pembukaan di Jakarta

Jakarta, 12 Juli 2019

Pada saat melaksanakan acara Serah Terima Jabatan di Kantor Induk pada hari Kamis tanggal 27 Juni 2019, saya mendapatkan kabar bahwa di hari itu salah satu proyek yang menjadi tanggung jawab di unit kerja baru mendapatkan masalah. Persoalannya adalah proyek tersebut menjadi backbone utama pasokan kelistrikan menuju Jakarta dari sisi barat, sehingga tidak boleh terlalu lama padam dan harus cepat recovery. Alhasil, siang hari setelah acara sertijab tersebut saya langsung meluncur ke lokasi proyek, yang kebetulan tidak jauh lokasinya dari rumah dan masih tetap memakai baju batik.

Sesampainya di lokasi proyek, kami langsung menginventarisir permasalahan yang terjadi dan menyusun action plan yang harus segera dimulai untuk perbaikan. Tim pun dibagi sesuai action plan yang sudah disusun, langkah perbaikan dimulai dari sore itu juga, bekerja bergantian, sepanjang hari sepanjang malam. Pak GM pun ikut turun gunung mengawal proses perbaikan ini, hingga tengah malam masih ikut membantu koordinasi di lapangan sambil makan gorengan dan minum kopi bersama pekerja. Kalau mata terasa mengantuk, saya hanya memejamkan mata sebentar di kursi, tak ada kasur empuk di lokasi proyek. Dari action plan yang ada, rencana perbaikan total akan berlangsung selama 3 hari. Untungnya (dalam keadaan kesulitan pun orang jawa selalu ada untungnya), operasi masih dapat dimanuver, sehingga perbaikan tersebut tidak menyebabkan sistem padam secara keseluruhan.

Baru saja hari pertama bertugas di unit baru, sudah harus mengawal perbaikan di lokasi proyek, begadang dan juga tidak mandi. Hal yang patut disyukuri tim bekerja full effort sesuai pembagiannya, sehingga effort perbaikan secara keseluruhan dapat dikendalikan dengan baik.

Ada persoalan berikutnya, sebenernya sebelum diberikan SK kepindahan ke unit baru ini saya sudah mengajukan cuti ke GM sebelumnya hingga Direktur Regional, untuk mengajak keluarga saya liburan sejenak ke Negeri Sakura. Kami rencananya akan berangkat tanggal 1 Juli 2019 dini hari, semua sudah disiapkan termasuk tiket dan akomodasi, tinggal berangkat saja. Anak-anak pun sudah tidak sabaran selalu berbicara tentang apa yang akan kami lakukan selama liburan disana. Namun dengan kejadian salam pembuka ini, menjelang tanggal 1 Juli 2019 saya masih ikut mengawal perbaikan di lokasi proyek, tidak mungkin saya meninggalkan tim yang sedang berjuang untuk recovery.

Setelah berdiskusi dengan keluarga, keputusan pun harus diambil, kami membatalkan rencana perjalanan ke Jepang di masa liburan sekolah pertengahan tahun 2019 ini. Pada akhirnya, di tanggal 1 Juli 2019 pagi hari, dimana seharusnya kami sedang berada dalam pesawat yang akan menerbangkan kami ke Tokyo, saya malah mengajak anak-anak untuk ikut melihat proses recovery di lokasi proyek. Tepat di tanggal 1 Juli 2019 tersebut sistem telah berhasil recovery dan running normal.

Anak-anak di lokasi proyek pada tanggal 1 Juli 2019

Salam pembukaan di Jakarta yang begitu berkesan. Memberi hikmah bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berencana, namun takdir untuk setiap kehidupan itu sudah ditentukan oleh Allah SWT, harus terus bersyukur karena kita selalu diberikan yang terbaik menurut-Nya.

Rizki Aftarianto

A 33 years old engineer from Jakarta. Currently working for electricity State-owned Enterprises based in Jakarta.

View all posts by Rizki Aftarianto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.